Tampilkan postingan dengan label tpa bappenas ugm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tpa bappenas ugm. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2019

Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya


Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya




Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya – Tes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.




Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Soal TPA Bappenas
Soal TPA Bappenas dibagi dalam 3 subtes, antara lain :
  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  • Tes penalaran berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.
Pada update ini akan dibahas contoh Soal TPA Bappenas Dan Kunci Jawaban, silahkan simak selengkapnya.
Ingat, banyak sekali manfaat yang bisa di dapat dengan memperbanyak belajar dengan latihan-latihan seperti ini. Bukan hanya tambah pintar tapi akan meningkatkan kepercayaan diri kita dalam menjawab berbagai soal tes yang ada.
Kan memang sudah tidak asing lagi, biasanya saat akan menghadapi tes masuk baik itu untuk perguruan tinggi maupun kerja kita sering membutuhkan berbagai referensi soal untuk latihan misalnya latihan untuk test tpa. Langsung saja, berikut ini Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya
  1. Lugu
A.Kampungan
B.Bersahaja
C.Sabar
D.Bodoh
E.Penurut
Jawaban :
Bersahaja (B)
Lugu adalah sifat yang tidak banyak tingkah, sewajarnya, apa adanya, bersahaja. (b)

  1. Kesahihan
A.Kebenaran
B.Kematangan
C.Keberlakuan
D.Kesalahan
E.Kemantapan
Jawaban :
Kebenaran (A)
Sahih adalah sah; benar; sempurna; sehat (tiada celanya); pasti. Kesahihan = Kebenaran. (a)

  1. Debat
A.Komentar
B.Diskusi
C.Perbantahan
D.Permasalahan
E.Pembicaraan
Jawaban :
Perbantahan (C)
Debat adalah Perbantahan, pertengkaran dengan kata-kata (c)

  1. Aksesori
A.Cenderamata
B.Kalung
C.Penghias
D.Perhiasan
E.Suvenir
Jawaban :
Penghias (C)
Aksesori adalah barang/benda yang berfungsi sebagai pelengkap, pemanis, penghias. (c)

  1. Insting
A.Jiwa
B.Perasaan
C.Rohani
D.Naluri
E.Hati
Jawaban:
Hati (D)
Insting adalah sesuatu yang dilakukan sesuai kata hati, sinonim dengan naluri, yaitu menurut kata hati.

  1. PEMUPUKAN >< . . . . . .
   A.Rehabilitasi
   B.Reboisasi
   C.Penggundulan
   D.Defertilisasi
   E.Renovasi
Jawaban:
Defertilisasi (D)
Pemupukan merupakan perbuatan menyuburkan tanah dengan rabuk (pupuk) dan lawannya adalah keadaan tidak subur (defertilisasi).

  1. SIAU >< . . . . . .
   A.Mendidih
   B.Memuai
   C.Membeku
   D.Mencair
   E.Memanas
Jawaban:
Mendidih (A)
Siau bisa diartikan sudah tak panas lagi; dingin kembali. Dan lawannya adalah mendidih.

  1. PREMAN >< . . . . . .
   A.Pengawal
   B.Sendiri
   C.Dinas
   D.Mafia
   E.Partikelir
Jawaban:
Dinas (C)
Preman sama dengan partikelir, tidak sedang berdinas, bukan tentara, tidak sedang berseragam, kepunyaan sendiri.

  1. HIRAU >< . . . . . .
   A.Lupa
   B.Ingat
   C.Lalai
   D.Kolase
   E.Acuh
Jawaban:
Acuh (E)
Menghiraukan mempunyai lawan mengindahkan; mengacuhkan.

  1. OPAS >< . . . . . .
   A.Porter
   B.Komandan
   C.Pesuruh
   D.Pemimpin
   E.Prajurit
Jawaban:
Pemimpin (D)
Pesuruh, tukang jaga, porter mempunyai arti yang sama dengan opas. Jadi lawannya adalah pemimpin.

  1. INTENSITAS : FREKUENSI
   A.Hadiah : Pengabdian
   B.Penghargaan : Penghormatan
   C.Jauh : Jarak
   D.Jumlah : Total
   E.Hak : Kewajiban
Jawaban:
Penghargaan : Penghormatan (B)
Intensitas mempunyai makna hampir sama dengan frekuensi, begitu pula dengan penghargaan yang mempunyai makna hampir sama dengan penghormatan.

  1. MODERN : TRADISIONAL
A.Roket : Rudal Scud
B.Ferrari : Fiat
C.Pesawat : Sepeda Motor
D.Mobil : Pedati
E.TV : VCD Player
Jawaban:
Mobil : Pedati (D)
Alat  moderen dan alat tradisional adalah mobil dan pedati. (D) Semua alat lain yang disebutkan adalah moderen.




  1. INDONESIA : BELANDA
A.Malaysia : Inggris
B.India : Spanyol
C.Australia : Selandia Baru
D.Singapura : China
E.Brunei Darussalam : Timor Leste
Jawaban:
Malaysia : Inggris (A)
Indonesia pernah dijajah oleh Belanda. Dan Malaysia pernah dijajah oleh Inggris. (A)

  1. KARNIVORA : SINGA
A.Reptilia : Buaya
B.Manusia : Omnivora
C.Herbivora : Sapi
D.Omnivora : Harimau
E.Herbivora : Omnivora
Jawaban:
Herbivora : Sapi (C)
Salah satu jenis karnivora (pemakan daging) adalah singa. Pilihan B tidak sepadan dengan urutan pertanyaan (Jenis : Contoh, bukan Contoh : Jenis). Jadi pilihan B kurang tepat, meskipun benar manusia adalah omnivora.  Sedangkan salah satu jenis herbivora (pemakan tumbuhan) adalah sapi. Jadi, pilihan yang benar dan tepat adalah (C)

  1. NORWEGIA : LUXEMBURG
A.Vietnam : Indonesia
B.Australia : Inggris
C.Brazil : Spanyol
D.Iraq : Australia
E.Chili : China
Jawaban:
Vietnam : Indonesia (A)
Norwegia dan Luxemburg adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Eropa. Vietnam dan Indonesia adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Asia.

Demikianlah postingan tentang Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya. Semoga bermanfaat ….

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


 Info lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA Bappenas silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/daftar-Pelatihan-TPA-Bappenas





Soal TPA OTO Bappenas dan Pembahasannya

Selasa, 21 Mei 2019

Pendaftaran TPA OTO Bappenas


Pendaftaran TPA OTO Bappenas


Pendaftaran TPA OTO Bappenas – TPA adalah singkatan dari Tes Potensi Akademik. Tes ini digunakan sebagai alat seleksi bermacam-macam kebutuhan seperti program beasiswa, penerimaan mahasiswa baru jenjang S2 dan S3, melamar pekerjaan, kenaikan pangkat hingga promosi jabatan. Penyelenggara tes ini adalah Bappenas melalui Unit Pelayanan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA). Tes ini dirancang untuk mengukur potensi intelektual seseorang yang nilainya berkisar dari 200 hingga 800.



Untuk menjalani tes TPA, Anda bisa ikut tes di kampus tempat Anda mendaftar studi pascasarjana, atau juga dari lembaga lain yang berkompeten, utamanya dari TPA OTO BAPPENAS. TPA OTO BAPPENAS dilaksanakan satu hingga dua bulan sekali di beberapa universitas. Biasanya diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas tertentu bekerja sama dengan Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes Potensi Akademik (UUO-TPA) Bappenas. Kelebihan dari TPA OTO BAPPENAS adalah sertifikatnya bisa digunakan di manapun dan berstandar internasional.

Khusus TPA Bappenas, proses pendaftarannya lebih mudah dan simpel bila dilakukan secara online. Semua bisa Anda lakukan hanya dalam sekali duduk di depan komputer yang  terkoneksi dengan internet. Berikut cara pendaftaran TPA OTO Bappenas :

Pertama, CEK JADWAL. Anda bisa googling perihal jadwal TPA Bappenas di lokasi yang paling dekat dengan Anda. Misalnya, Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti TPA Bappenas di Jakarta, lalu Anda tinggal googling dengan kata kunci “Jadwal TPA Bappenas Jakarta”. Nanti Anda akan menemukan jadwal lengkap pelaksanaan TPA Bappenas di wilayah Jakarta.

Kedua, KONFIRMASI KE PETUGAS. Bersamaan jadwal tes, biasanya disertakan informasi lengkap seputar pelaksanaan tes, misalnya contact person panitia pelaksana serta prosedur pendaftarannya. Catat contact person-nya dan segera konfirmasi. Yang perlu Anda konfirmasikan adalah perihal sudah penuh atau belum kuota pada jadwal tes yang Anda inginkan. Jangan sampai, Anda jauh-jauh datang ke lokasi kantor pendaftaran dan tiba disana Anda harus kecewa karena jadwal tanggal tersebut sudah penuh. Dan tanyakan pula perihal teknis pendaftaran yang masih Anda belum pahami.

Ketiga, ISI FORMULIR PENDAFTARAN  dan TRANSFER UANG PENDAFTARAN. Dalam situs panitia pelaksana, biasanya disertakan pula formulir pendaftaran yang bisa kita download. Download dan isilah dengan lengkap sesuai petunjuk.

Keempat, TRANSFER UANG PENDAFTARAN TPA OTO BAPPENAS melalui ATM, via internet banking, ataupun datang ke bank secara langsung. Ingat, simpan bukti transfer. Adapun untuk besarnya biaya tes OTO BAPPENAS adalah kisaran Rp 380.000,-an.

Kelima, SCAN FORMULIR PENDAFTARAN TPA OTO BAPPENAS dan BUKTI TRANSFER Anda, kemudian kirimkan ke panitia penyelenggara via email ataupun fax. Jangan lupa, untuk mengkonfirmasi ulang, apakah bukti transfer dan formulir Anda sudah diterima atau belum.

Keenam, SIAPKAN DOKUMEN. Dokumen yang Anda harus siapkan adalah fotokopi KTP, fotokopi ijazah (minimal D3), pas foto berwarna 2 lembar ukuran 3×4, bukti transfer dan formulir pendaftaran. Dokumen ini harus Anda bawa saat datang ke lokasi tes.

Hasil tes bisa diketahui 1-2 minggu setelah pelaksanaan tes. Kita akan menda-patkan sertifikat yang berlaku hingga 2 tahun dan sertifikat ini tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali.


Materi Soal TPA Bappenas
Tes verbal (Bahasa) berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata (Analogi Verbal), dan tes pengelompokan kata. Umumnya terdiri dari kata-kata yang jarang ditemui di kehidupan orang awam, yang terkadang tidak seperti Bahasa Indonesia.

Tes kuantitatif ini berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi Aritmetik (hitungan), Seri (deret bilangan), Logika Bilangan (Komparasi Kuantitatif) dan Logika Aritmetik (soal cerita).

Tes analisa & logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Jadi bagi Anda yang akan mengikuti Tes PotensiAkademik, akan sangat membantu jika Anda menginvestasikan waktu mengikuti pelatihan TPA supaya menghemat waktu belajar. Selain itu Anda akan memperoleh tip dan trik mengerjakan soal-soal TPA yang tidak diajarkan di buku-buku soal tpa atau buku pelatihan tpa.

Mengapa Pelatihan TPA  Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo





Pendaftaran TPA OTO Bappenas

Tes Bappenas

 Tes Bappenas   SEJARAH Organisasi penyedia layanan Tes Potensi Akademik (TPA) , berkembang dari waktu ke waktu, sejalan dengan perkem...